Skip navigation

Lif berhenti secara mendadak. Kami mula panik. Aku menendang pintu lif tetapi ia tidak dapat dibuka. ia hanya membuat kakiku sakit. Aku teranampak butang kecemasan. Aku menekan butang itu lalu menjerit ”tolong,tolong”. Aku tidak dapat mendengar apa-apa di dalam lif itu. Aku mula berasa takut dan gementar.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.